Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie wafat. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu wafat karena penyakit yang dideritanya. " Dengan begitu berat, katakan, ayah saya Bacharudin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 RI, wafat jam 18. 05 WIB, " tutur Thareq di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019) . Thareq mengemukakan, sang ayah wafat sebab udah berumur tua sampai beberapa organ dalam tubuhnya alami kemerosotan. Satu diantaranya yakni jantung. Sebelum wafat, keluarga dekat udah kumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat. Didapati, Habibie sudah melakukan perawatan intens di rumah sakit mulai sejak 1 September 2019. Kejadian perjalanan BJ Habibie pernah diangkat lewat film yang sukses pada eranya " Habibie serta Ainun " yang dikeluarkan pada 30 Juni 2016. Sutradara Hanung Bramantyo mengusung kejadian jaman muda sang visioner Rudy Habibie sebelum ia dikenal jadi teknokrat serta presiden Republik Indonesia ke-3, BJ. Habibie. Waralaba itu diawali dengan film Habibie & Ainun, prekuel Rudy Habibie, serta dapat diikuti dengan Habibie & Ainun 3, Rudy Habibie 2, Habibie & Ainun 4 serta Cinta di antara Praha serta Bandung.
Simak Juga : contoh cerita non fiksi tentang pendidikan
BJ Habibie jadi teladan Ditulis dari web sah Kemendikbud, Menteri Pendidikan serta Kebudayaan (Mendikbud) masa itu Anies Baswedan berikan pandangannya terkait Film ‘Rudy Habibie’ yang dikeluarkan 25 Juni 2016 menandai hari lahir ke-80 Presiden RI ke-3 BJ Habibie. Baca pula : BJ Habibie : Anak Indonesia Saat ini Harus Lebih Hebat dari Habibie. . . Film Rudy Habibie yang bercerita jaman muda BJ Habibie ini betul-betul penuh buah pikiran, bagaimana lewat pendidikan bangun pembawaan manusia Indonesia, baik pembawaan kemampuan atau pembawaan akhlak, dimana Pak Habibie atau Rudy Habibie jadi role mode. " Rudy Habibie pula bukti kalau siapapun dapat punyai peluang yang sama mendapatkan pendidikan di luar negeri buat bangun hari esok Indonesia. Pendidikan buka jendela peluang yang sama untuk anak Indonesia menggapai hari esok mereka, " tutur Anies. Untuk beberapa anak muda, film ini kian menaikkan optimisme serta memperlihatkan kalau manusia Indonesia dapat jadi yang terunggul dalam tehnologi, atau ilmu dan pengetahuan serta bertindak penting dalam arena dunia, sejajar bahkan juga unggul bertatapan dengan bangsa-bangsa lain. 3 buah pikiran film " Habibie & Ainun " 1. Film yang bercerita jaman muda BJ Habibie ini betul-betul penuh buah pikiran, bagaimana lewat pendidikan bangun pembawaan manusia Indonesia, baik pembawaan kemampuan atau pembawaan akhlak, dimana Pak Habibie atau Rudy Habibie jadi role mode.
Artikel Terkait : fungsi konstitusi
2. BJ Habibie pula bukti kalau siapapun dapat punyai peluang yang sama mendapatkan pendidikan di luar negeri buat bangun hari esok Indonesia. Pendidikan buka jendela peluang yang sama untuk anak Indonesia menggapai hari esok mereka. 3. Untuk beberapa anak muda, film ini kian menaikkan optimisme serta memperlihatkan kalau manusia Indonesia dapat jadi yang terunggul dalam tehnologi, atau ilmu dan pengetahuan serta bertindak penting dalam arena dunia, sejajar bahkan juga unggul bertatapan dengan bangsa-bangsa lain.
Berbagi ilmu dan informasi aktual seputar dunia berita, wawasan keilmuan, dan juga ragam materi sekolah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Yuk Intip Industri Coworking Space Cetak Pertumbuhan Tinggi
Industri ruangan kerja berbarengan (coworking ruang) adalah satu diantaranya bidang yang terus berkembang. Perkembangan ini searah dengan be...
-
Tidak hanya pemilihan presiden yang buat warganet terbelah. Gambar sepatu bisa juga menyebabkan demikian. Beberapa saat ini, Anda mungkin ...
-
Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga, Jawa Tengah, mencatat, angka tidak berhasil tumbuh (stunting) alami penurunan sebesar 6, 62 % berdasar...
-
Indonesia mengatakan kerja sama internasional dalam rencana menantang halangan juga sekaligus memaksimalkan faedah dari revolusi industri ke...
No comments:
Post a Comment