Thursday, October 3, 2019

Keseruan Warga Bantaran Kali Winongo Sinau Cerkak dan Geguritan

Pujian pantas diserahkan kepada beberapa dosen muda ini. Prihatin budaya Jawa kian terdepak, sejumlah tenaga pendidik dari Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa Fakultas Keguruan serta Pengetahuan Pendidikan (FKIP) Kampus Sebelas Maret (UNS) Surakarta membawa penduduk yg tinggal di bantaran Kali Winongo Jogja sinau bersama mengenai menulic narasi cekak (cerkak) serta geguritan. Tempat di satu diantara rumah penduduk di RT 05 RW 01 Jlagran, Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen, Kota Jogja, belakangan ini.

“Sebenarnya ngelus dada menyaksikan budaya Jawa sedikit-sedikit terdepak. Sekurang-kurangnya kursus ini dapat meminimalisasi hal semacam itu termasuk juga tingkatkan nilai jadi di bidang seni kreatif, ” kata Koordinator Aktivitas, Anugerah, SS. , M. A.

Menurut dia, dalam aktivitas ini faksinya ingin memberi nilai jadi berkesenian Jawa dengan kursus menulis geguritan, cerkak dan keahlian menulis Jawa. Ditambah lagi Anugerah, inspirasi program ini berlatarbelakang kedukaan dikarenakan budaya Jawa kian lama kian tersisih. Masalah ini dibuktikan dengan semakin banyak penduduk yg kurang ketahui upload ungguh, tata krama, dan budaya Jawa lain umumnya.
Simak Juga : cerkak bahasa jawa

“Kami mengerjakannya melalui pemberdayaan warga bantaran Kali Winongo. Pilihan kami di lokasi ini sebab basic berkesenian penduduk di tempat ini telah ada jadi tinggal kami asah serta memperuncing, ” jelas pria asal Godean itu.

Disamping itu Ketua Pelaksana Penerima Hibah Aktivitas PKM (Loyalitas Terhadap Warga) 2019, Tya Restha Fitriana, S. Pd. , MA mengimbuhkan dalam aktivitas ini faksinya bekerja sama-sama dengan Sanggar Cakra Adiluhung serta Sanggar Sastra Jawa dengan penanggungjawab Yohanes Adhi Satiyoko, SS, MA.
Artikel Terkait : kamus sunda

“Ada kurang lebih lima kali pertemuan. Pertemuan paling akhir bakal ada pertunjukan dari penduduk. Terkecuali itu gagasannya karya penduduk bakal kami abadikan dalam satu buku, ” sambung ia.

Mengenai Pimpinan Sanggar Cakra Adiluhung, Arko Yudha Pramuditya, S. Pd mengatakan, animo serta animo warga lokasi bantaran Kali Winongo dalam berkesenian tinggi sekali. Beberapa dari mereka terlalu sering beraktivitas seni akan tetapi perlu di asah pengetahuan biar lebih tajam. Ia juga mengharapkan aktivitas ini bisa dijalankan dengan teratur biar generasi muda di lokasi itu tak henti terasah ilmunya.

“Supaya wong Jawa ora ilang Jawane, ” tegas Arko

No comments:

Post a Comment

Yuk Intip Industri Coworking Space Cetak Pertumbuhan Tinggi

Industri ruangan kerja berbarengan (coworking ruang) adalah satu diantaranya bidang yang terus berkembang. Perkembangan ini searah dengan be...